Cara Pendaftaran BPOM Produk Kamu

Kalau kamu sedang ingin menjual produk kosmetik atau skincare di Indonesia, maka ada satu proses yang wajib kamu lewati: pendaftaran BPOM. Banyak orang merasa proses ini rumit dan penuh tantangan. Tapi tenang, di artikel ini kita akan kupas tuntas cara mendaftarkan produk ke BPOM, langkah demi langkah, dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami. Dan tentu saja, jika kamu tidak ingin ribet, kamu bisa menyerahkan semuanya ke ahlinya MPM Beauty.

Apa Itu BPOM dan Kenapa Penting?

BPOM adalah singkatan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Lembaga ini bertugas mengawasi peredaran produk-produk seperti obat, makanan, dan kosmetik di Indonesia. Tujuannya jelas: agar produk yang beredar aman, bermutu, dan sesuai standar kesehatan.

Pentingnya Registrasi BPOM

Kenapa kamu wajib mendaftarkan produk kosmetik kamu ke BPOM?

  • Menjamin keamanan konsumen
  • Meningkatkan kepercayaan pelanggan
  • Mempermudah masuk ke pasar modern (retail, marketplace, dll)
  • Menjaga legalitas bisnis kamu
  • Menghindari sanksi atau penarikan produk dari pasaran

Jenis-Jenis Produk yang Wajib Didaftrakan

Produk yang harus memiliki notifikasi atau izin edar BPOM di antaranya:

  • Skincare: toner, serum, moisturizer, facial wash, dll.
  • Makeup: foundation, lipstick, cushion, dll.
  • Body care: body lotion, body wash, scrub.
  • Hair care: sampo, kondisioner, hair tonic.
  • Produk bayi: sabun bayi, minyak telon, dan lainnya.

Perbedaan Registrasi Obat vs Kosmetik di BPOM

Banyak yang bingung soal ini. Produk kosmetik seperti skincare tidak memerlukan uji klinis serumit obat. Tapi tetap harus didaftarkan melalui sistem notifikasi BPOM agar legal dan aman beredar.

  • Kosmetik → Hanya perlu notifikasi
  • Obat dan Obat Tradisional → Perlu uji klinis dan izin edar khusus

Syarat Awal: Punya Legalitas Usaha

Sebelum daftar ke BPOM, kamu harus punya legalitas usaha, yaitu:

  1. NPWP Perusahaan
  2. NIB (Nomor Induk Berusaha)
  3. Izin edar / Izin usaha sektor kosmetik
  4. Sarana produksi atau kerja sama dengan pabrik maklon (seperti MPM Beauty)

Langkah-Langkah Pendaftaran BPOM Produk Kosmetik

1. Daftar Akun di Sistem Notifikasi Kosmetik (e-Notifikasi BPOM)

Pertama, kamu harus buat akun di sistem e-Notifikasi yang bisa diakses di website resmi BPOM. Di sini kamu akan diminta mengisi data perusahaan dan data penanggung jawab teknis.

2. Siapkan Dokumen Wajib

Berikut ini daftar dokumen yang perlu disiapkan:

  • Surat penunjukan dari pabrik (jika kamu tidak punya pabrik sendiri)
  • Sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik)
  • Formula lengkap produk
  • Label desain dan kemasan
  • Informasi cara penggunaan
  • Data bahan aktif dan fungsinya

3. Isi Formulir Produk

Lengkapi semua data terkait produk, termasuk:

  • Nama produk
  • Kategori dan bentuk produk
  • Komposisi lengkap
  • Fungsi masing-masing bahan
  • Metode aplikasi

4. Unggah Dokumen dan Submit

Semua data dan dokumen yang sudah disiapkan diunggah melalui sistem e-Notifikasi. Setelah submit, kamu tinggal menunggu proses verifikasi.

5. Proses Evaluasi dari BPOM

Tim BPOM akan mengevaluasi kelengkapan dan keakuratan data. Jika ada kekurangan, kamu akan diminta melakukan revisi.

6. Nomor Notifikasi Diterbitkan

Jika semua proses lancar, BPOM akan mengeluarkan nomor notifikasi, dan produk kamu sah dipasarkan secara legal di seluruh Indonesia.

Berapa Lama Prosesnya?

Estimasi waktu pendaftaran BPOM untuk kosmetik berkisar antara 14 hingga 30 hari kerja, tergantung kelengkapan data dan antrean verifikasi. Semakin siap dokumen kamu, semakin cepat prosesnya.

Berapa Biayanya?

Untuk biaya pendaftaran produk kosmetik, BPOM menetapkan tarif berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2017. Biaya berkisar antara Rp500.000 – Rp1.000.000 per produk, tergantung jenis dan klasifikasinya. Biaya ini belum termasuk jasa konsultan atau maklon jika kamu menggunakan pihak ketiga.

Kesalahan Umum Saat Pendaftaran BPOM

  1. Data tidak sesuai antara label dan formulasi
  2. Desain kemasan belum memenuhi ketentuan BPOM
  3. Tidak mencantumkan fungsi bahan aktif
  4. Tidak memiliki kerja sama dengan pabrik yang memiliki CPKB
  5. Tidak menyertakan surat penunjukan yang sah

Cara Menghindari Penolakan

  • Pastikan formula kosmetik kamu tidak mengandung bahan terlarang
  • Gunakan bahasa yang sesuai standar BPOM dalam label (misalnya, tidak boleh klaim “menyembuhkan”)
  • Ikuti template label dan dokumen sesuai panduan BPOM
  • Gunakan layanan dari perusahaan berpengalaman seperti MPM Beauty

MPM Beauty: Solusi Maklon & BPOM Tanpa Ribet

MPM Beauty adalah perusahaan maklon kosmetik yang sudah berpengalaman dalam membantu brand lokal untuk memproduksi dan mendaftarkan produk ke BPOM. Mulai dari konsep, produksi, sampai pendaftaran legalitas, semua di-handle dengan profesional.

Layanan Pendaftaran BPOM dari MPM Beauty

  • Konsultasi formula dan nama produk
  • Penyusunan dokumen registrasi lengkap
  • Desain label sesuai ketentuan BPOM
  • Pengurusan hingga terbitnya nomor notifikasi

Keuntungan Daftar BPOM Lewat MPM Beauty

✅ Tidak perlu repot belajar sistem BPOM
✅ Lebih cepat karena sudah terbiasa dan punya akses langsung
✅ Dapat konsultasi strategi brand sekaligus
✅ Dapat produksi + legalitas dalam satu paket

Label Kosmetik yang Sesuai Aturan BPOM

BPOM punya standar khusus untuk desain label produk kosmetik. Berikut elemen wajib yang harus ada:

  • Nama produk
  • Fungsi produk
  • Nomor notifikasi BPOM
  • Nama dan alamat produsen
  • Komposisi
  • Cara penggunaan
  • Nomor batch
  • Tanggal kedaluwarsa
  • Berat/volume bersih

MPM Beauty punya tim desainer yang sudah terbiasa menyusun label sesuai standar tersebut, jadi kamu tidak perlu pusing.

Apa yang Terjadi Jika Produk Tidak Terdaftar BPOM?

Kalau kamu menjual produk tanpa izin BPOM, kamu bisa terkena:

  • Sanksi administrasi
  • Denda hingga miliaran rupiah
  • Produk ditarik dari pasar
  • Pencemaran nama baik brand kamu

Jadi jangan ambil risiko. Daftarkan produk kamu secepatnya agar bisnis makin terpercaya.

Kapan Waktu Terbaik Daftar BPOM?

Sebaiknya proses pendaftaran BPOM dilakukan sebelum launching produk ke publik. Idealnya, kamu sudah mulai mengurus BPOM minimal 1–2 bulan sebelum target rilis agar tidak menghambat pemasaran.

Apakah Harus Daftar Ulang Jika Ada Perubahan?

Ya. Jika kamu mengubah:

  • Nama produk
  • Komposisi bahan
  • Desain label
  • Kemasan utama

Maka kamu perlu mengajukan perubahan data atau daftar ulang ke BPOM.

Kesimpulan: Daftar BPOM Gak Sulit Kalau Tahu Caranya

Pendaftaran BPOM memang terlihat rumit, tapi kalau kamu tahu urutannya dan persiapannya tepat, semuanya bisa berjalan lancar. Apalagi kalau kamu dibantu oleh tim profesional seperti MPM Beauty, prosesnya bisa jadi jauh lebih cepat dan aman. Jadi, tunggu apa lagi? Segera amankan legalitas produk kamu agar bisnis makin legal, aman, dan terpercaya di mata konsumen.

FAQ

  1. Apakah MPM Beauty bisa bantu semua jenis produk skincare?

Ya, MPM Beauty bisa bantu produksi dan daftar BPOM untuk berbagai jenis produk: serum, moisturizer, sunscreen, toner, dan lainnya.

  1. Apakah saya bisa pakai brand saya sendiri?

Bisa banget! MPM Beauty mendukung sistem white label dan custom brand.

  1. Berapa lama produk bisa selesai sampai dapat nomor BPOM?

Biasanya sekitar 30–45 hari tergantung kesiapan dokumen dan formula.

  1. Apakah bisa produksi dalam jumlah kecil dulu?

Ya. MPM Beauty melayani maklon dengan MOQ rendah, ideal untuk pemula.

  1. Apa yang harus saya siapkan jika mau maklon di MPM Beauty?

Cukup siapkan ide produk dan konsep brand. Tim MPM Beauty akan bantu semuanya dari formulasi hingga BPOM. Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut.