You are currently viewing 3 Cara Keramas yang Benar agar Rambut Kamu Tidak Mudah Rontok

3 Cara Keramas yang Benar agar Rambut Kamu Tidak Mudah Rontok

Rambut rontok merupakan salah satu masalah rambut yang cukup sering dialami, baik oleh perempuan maupun laki-laki. Menemukan beberapa helai rambut di sisir atau kamar mandi sebenarnya masih tergolong normal. Namun, jika rambut yang rontok semakin banyak, rambut terlihat menipis, atau kulit kepala mulai terlihat, tentu kondisi ini perlu mendapatkan perhatian.

Menariknya, cara keramas sehari-hari juga dapat berpengaruh terhadap kondisi rambut dan kulit kepala. Keramas bukan sekadar membasahi rambut, mengoleskan sampo, lalu membilasnya. Jika dilakukan dengan cara yang kurang tepat, rambut bisa lebih mudah kusut, patah, dan kulit kepala dapat mengalami iritasi.

Karena itu, penting untuk mengetahui cara keramas yang benar agar rambut tetap bersih sekaligus membantu menjaga kesehatan kulit kepala. Berikut tiga cara keramas yang bisa kamu terapkan dalam rutinitas perawatan rambut sehari-hari.

Apakah Keramas Bisa Menyebabkan Rambut Rontok?

Sebelum membahas cara keramas yang benar, ada satu hal yang perlu dipahami. Melihat banyak rambut rontok ketika keramas tidak selalu berarti keramas menjadi penyebab rambut rontok.

Rambut yang memang sudah berada pada fase untuk lepas dapat ikut terbawa saat rambut dicuci. Inilah alasan mengapa rambut rontok terkadang terlihat lebih banyak ketika keramas.

Meski demikian, kebiasaan keramas yang terlalu kasar dapat menyebabkan rambut mengalami kerusakan. Misalnya, menggaruk kulit kepala dengan kuku, menggosok batang rambut terlalu kuat, menggunakan air yang terlalu panas, atau tidak membilas sampo dengan sempurna.

Oleh sebab itu, teknik keramas yang lembut dan produk yang sesuai dengan kondisi rambut maupun kulit kepala penting untuk diperhatikan.

1. Basahi Rambut dan Pijat Kulit Kepala dengan Lembut

Cara keramas yang benar dimulai bahkan sebelum kamu menggunakan sampo. Pastikan seluruh bagian rambut dan kulit kepala sudah terkena air secara merata.

Gunakan air dengan suhu yang nyaman, tidak terlalu panas. Air yang terlalu panas dapat membuat rambut terasa lebih kering dan kulit kepala menjadi kurang nyaman. Setelah rambut benar-benar basah, aplikasikan sampo secukupnya.

Hindari langsung menuangkan sampo dalam jumlah banyak ke satu titik kulit kepala. Kamu bisa menuangkan sampo ke telapak tangan terlebih dahulu, kemudian ratakan sebelum mengaplikasikannya.

Saat menggunakan sampo, fokuskan pijatan pada kulit kepala, bukan menggosok batang rambut dengan keras. Gunakan ujung jari untuk memijat kulit kepala secara perlahan dengan gerakan melingkar.

Jangan menggunakan kuku karena dapat menyebabkan kulit kepala tergores atau mengalami iritasi. Pijatan lembut juga membuat proses membersihkan kulit kepala terasa lebih nyaman.

Bagian kulit kepala perlu mendapatkan perhatian karena minyak, keringat, debu, dan sisa produk styling biasanya menumpuk di area tersebut. Dengan membersihkan kulit kepala secara tepat, rambut dapat terasa lebih segar tanpa harus digosok secara agresif.

Setelah selesai memijat, bilas rambut hingga tidak ada sisa sampo yang tertinggal.

Jangan Menggosok Rambut Terlalu Keras

Kesalahan yang sering dilakukan ketika keramas adalah menggosok rambut dengan gerakan kuat karena menganggap cara tersebut membuat rambut lebih bersih.

Padahal, rambut dalam kondisi basah cenderung lebih rentan mengalami kerusakan. Menggosok batang rambut dengan keras, terutama menggunakan telapak tangan dan kuku, dapat membuat rambut lebih kusut dan meningkatkan risiko patah.

Cukup pijat kulit kepala dengan lembut dan biarkan busa sampo mengalir melewati batang rambut saat proses pembilasan.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Shampo Non SLS

2. Gunakan Sampo Sesuai Kondisi Rambut dan Kulit Kepala

Tidak semua orang memiliki kondisi rambut dan kulit kepala yang sama. Ada yang memiliki kulit kepala berminyak, kering, sensitif, mudah berketombe, atau memiliki rambut yang cenderung kering dan rapuh.

Karena itu, memilih sampo sebaiknya tidak hanya berdasarkan aroma atau kemasan yang menarik. Perhatikan kebutuhan rambut dan kulit kepala kamu.

Jika kulit kepala cenderung berminyak, misalnya, kamu mungkin membutuhkan produk yang membantu membersihkan minyak dan kotoran secara efektif tanpa membuat kulit kepala terasa terlalu kering.

Sementara itu, rambut yang kering atau mudah patah membutuhkan perhatian terhadap kelembapan dan perawatan batang rambut.

Jika kamu menggunakan sampo untuk membantu mengatasi masalah rambut tertentu, gunakan sesuai petunjuk pemakaian produk. Hindari terlalu sering mengganti produk hanya karena ingin mendapatkan hasil instan.

Selain sampo, penggunaan conditioner juga dapat membantu membuat batang rambut terasa lebih lembut dan mudah diatur. Conditioner umumnya diaplikasikan pada batang hingga ujung rambut, bukan difokuskan pada kulit kepala.

Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Sampo

Menggunakan sampo dalam jumlah berlebihan tidak otomatis membuat rambut menjadi lebih bersih. Jumlah sampo yang dibutuhkan sebenarnya bergantung pada panjang rambut, ketebalan rambut, kondisi kulit kepala, serta formulasi produk yang digunakan.

Terlalu banyak produk justru dapat membuat proses pembilasan menjadi lebih lama dan berpotensi meninggalkan residu jika tidak dibilas dengan baik.

Gunakan secukupnya dan pastikan seluruh produk terbilas hingga bersih.

3. Keringkan Rambut dengan Cara yang Tepat

Cara keramas yang benar tidak berhenti setelah sampo dibilas. Cara mengeringkan rambut juga penting untuk diperhatikan.

Setelah keramas, hindari langsung menggosok rambut menggunakan handuk dengan kuat. Kebiasaan tersebut dapat membuat rambut kusut dan meningkatkan gesekan pada batang rambut.

Sebagai gantinya, tekan atau tepuk-tepuk rambut secara perlahan menggunakan handuk untuk menyerap air. Lakukan dengan lembut tanpa menarik rambut.

Jika menggunakan hair dryer, pilih suhu yang tidak terlalu panas dan hindari mengarahkan udara panas terlalu lama pada satu bagian rambut. Berikan jarak antara hair dryer dengan rambut dan gerakkan secara merata.

Selain itu, hindari menyisir rambut secara agresif ketika rambut masih sangat basah. Jika rambut mudah kusut, gunakan sisir bergigi jarang dan mulai dari bagian ujung rambut secara perlahan, kemudian bergerak ke bagian atas.

Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko rambut patah akibat tarikan dan gesekan.

Baca Juga: 7 Produk Shampo Ini Cocok untuk Rambut Ketombe

Seberapa Sering Sebaiknya Keramas?

Frekuensi keramas tidak harus sama untuk semua orang. Kondisi kulit kepala, aktivitas sehari-hari, produksi minyak, jenis rambut, dan penggunaan produk styling dapat memengaruhi kebutuhan keramas.

Orang dengan kulit kepala yang cepat berminyak mungkin membutuhkan keramas lebih sering dibandingkan seseorang dengan rambut kering.

Sebaliknya, terlalu jarang membersihkan kulit kepala juga dapat membuat minyak, keringat, dan residu produk menumpuk.

Jadi, tidak perlu terpaku pada aturan bahwa semua orang harus keramas dengan frekuensi yang sama. Perhatikan kondisi rambut dan kulit kepala kamu, lalu sesuaikan rutinitas perawatan.

Kebiasaan Lain yang Perlu Diperhatikan agar Rambut Tidak Mudah Rusak

Selain teknik keramas, beberapa kebiasaan sehari-hari juga dapat membantu menjaga kondisi rambut.

Pertama, hindari terlalu sering menggunakan alat styling bersuhu tinggi. Catokan dan alat pengeriting rambut yang digunakan secara berlebihan dapat membuat rambut lebih kering dan rapuh.

Kedua, jangan terlalu sering mengikat rambut dengan sangat kencang. Tarikan berulang pada rambut dapat menyebabkan rambut mudah patah dan dalam kondisi tertentu dapat berkontribusi terhadap kerontokan akibat tarikan.

Ketiga, perhatikan pola perawatan rambut secara keseluruhan. Sampo, conditioner, hair tonic, hair mask, dan produk perawatan lainnya sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan rambut.

Keempat, jangan mengabaikan kondisi kulit kepala. Kulit kepala merupakan bagian penting dalam menjaga lingkungan tumbuhnya rambut. Jika terdapat masalah kulit kepala yang menetap atau kerontokan terasa berlebihan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis atau dokter kulit untuk mengetahui penyebabnya.

Saatnya Memulai Bisnis Produk Hair Care dengan Brand Sendiri

Kebiasaan masyarakat dalam merawat rambut membuat produk hair care memiliki peluang pasar yang menarik. Mulai dari sampo, conditioner, hair tonic, hair mask, hingga produk perawatan rambut lainnya, kebutuhan terhadap produk hair care terus berkembang.

Jika kamu memiliki rencana membangun brand hair care sendiri, tidak harus memulai semuanya dari nol. Kamu bisa bekerja sama dengan perusahaan maklon untuk membantu proses pengembangan dan produksi produk sesuai konsep brand yang ingin dibangun.

MPM Beauty dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mengembangkan bisnis maklon hair care. Dengan layanan maklon, kamu dapat mengembangkan produk hair care dengan konsep yang disesuaikan dengan kebutuhan target pasar dan positioning brand.

Mulai dari menentukan konsep produk, formulasi, jenis produk, hingga kebutuhan produksi, setiap tahap dapat dipersiapkan dengan lebih terarah.

Kamu bisa mengembangkan berbagai kategori produk seperti shampoo, conditioner, hair tonic, hair mask, hair serum, dan produk perawatan rambut lainnya sesuai konsep bisnis yang ingin dibangun.

cta maklon hair care

Kesimpulan

Keramas merupakan bagian sederhana dari rutinitas perawatan rambut, tetapi cara melakukannya tetap perlu diperhatikan. Tiga cara utama yang bisa kamu terapkan adalah memijat kulit kepala dengan lembut, menggunakan produk sesuai kondisi rambut dan kulit kepala, serta mengeringkan rambut tanpa menggosok atau menariknya secara berlebihan.

Selain itu, perhatikan juga frekuensi keramas, penggunaan alat styling, kebiasaan mengikat rambut, serta pemilihan produk perawatan rambut.

Perlu diingat, rambut rontok dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan tidak selalu berkaitan dengan cara keramas. Jika kerontokan berlangsung terus-menerus, semakin parah, atau disertai perubahan pada kulit kepala, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang sesuai.

Bagi kamu yang justru melihat peluang bisnis dari kebutuhan perawatan rambut, sekarang bisa mulai membangun brand hair care sendiri bersama MPM Beauty.

Ingin punya produk hair care dengan brand sendiri? Konsultasikan konsep produkmu bersama MPM Beauty dan mulai kembangkan bisnis hair care dari sekarang.

Formulir leads seo website untuk homepage