Tren makeup terus berubah dari waktu ke waktu. Setiap tahun selalu muncul gaya baru yang mencuri perhatian, mulai dari complexion super natural, alis tipis, sampai tampilan glossy yang terlihat fresh. Namun, ada satu hal menarik yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir: gaya makeup jadul kembali booming.
Alih-alih benar-benar menciptakan tren baru, dunia kecantikan justru banyak mengambil inspirasi dari era masa lalu. Gaya makeup tahun 60-an, 70-an, 80-an, 90-an, hingga awal 2000-an kembali hadir dengan sentuhan yang lebih modern. Banyak beauty enthusiast bahkan menjadikan look lawas sebagai referensi untuk menciptakan tampilan yang unik dan berbeda.
Fenomena ini membuktikan bahwa tren kecantikan memang sering berputar. Makeup yang dahulu dianggap kuno kini bisa terlihat stylish, fashionable, bahkan sangat relevan dengan karakter generasi sekarang.
Lalu, seperti apa saja inspirasi makeup jadul yang kembali populer? Simak ulasannya berikut ini.
Mengapa Makeup Jadul Kembali Populer?
Ada beberapa alasan mengapa makeup dari masa lalu kembali mendapatkan tempat di hati pecinta kecantikan.
Salah satunya adalah pengaruh media sosial. TikTok, Instagram, Pinterest, dan berbagai platform digital membuat tren dari masa lalu lebih mudah ditemukan dan dipopulerkan kembali. Satu video makeup dengan nuansa vintage dapat ditiru oleh jutaan orang hanya dalam waktu singkat.
Selain itu, tren fashion juga ikut berperan. Gaya pakaian vintage, Y2K, retro, dan old money membuat makeup dari era tertentu kembali diminati. Makeup pun menjadi bagian penting untuk melengkapi keseluruhan penampilan.
Tidak hanya itu, banyak orang juga menyukai makeup jadul karena memberikan karakter yang lebih kuat. Dibandingkan makeup natural yang cenderung aman, gaya retro dapat membuat penampilan terlihat lebih ekspresif, feminin, elegan, atau bahkan edgy.
Menariknya, makeup jadul yang populer saat ini tidak selalu diterapkan secara mentah. Banyak orang mengombinasikan elemen klasik dengan teknik makeup modern sehingga hasil akhirnya tetap terlihat fresh.
1. Makeup Era 60-an dengan Eyeliner Ikonik
Era 1960-an dikenal sebagai salah satu periode penting dalam sejarah makeup. Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan eyeliner yang cukup tegas, terutama model cat eye atau winged eyeliner.
Bagian mata menjadi fokus utama. Eyeliner dibuat lebih panjang dan dramatis, kemudian dipadukan dengan bulu mata yang terlihat lentik dan tebal. Pada beberapa look, eyeshadow berwarna terang juga digunakan untuk membuat area mata terlihat lebih besar.
Gaya ini kembali menarik perhatian karena memberikan efek mata yang lebih terbuka dan ekspresif.
Untuk versi modern, eyeliner tidak harus dibuat terlalu tebal. Bentuk wing dapat disesuaikan dengan bentuk mata sehingga menghasilkan tampilan retro tetapi tetap minimalis.
2. Makeup 70-an dengan Nuansa Earth Tone
Beranjak ke era 1970-an, gaya makeup mulai memiliki karakter yang lebih warm dan natural. Warna cokelat, terracotta, bronze, orange, dan peach banyak digunakan untuk menciptakan tampilan yang hangat.
Eyeshadow earth tone menjadi salah satu elemen yang sangat mudah diadaptasi ke dalam makeup masa kini. Warna cokelat muda dapat digunakan sebagai warna transisi, kemudian ditambahkan bronze atau shimmer tipis untuk memberikan dimensi.
Makeup 70-an juga identik dengan tampilan kulit yang terlihat sehat dan bercahaya. Karena itu, gaya ini cocok bagi mereka yang ingin mencoba makeup vintage tanpa terlihat terlalu berat.
3. Makeup 80-an yang Berani dan Ekspresif
Kalau ingin mencoba makeup dengan karakter yang lebih berani, era 1980-an bisa menjadi inspirasi.
Makeup tahun 80-an identik dengan warna-warna mencolok, blush yang lebih kuat, dan eyeshadow dengan pigmentasi tinggi. Warna pink, ungu, biru, hingga merah sering digunakan untuk menciptakan tampilan yang statement.
Blush juga diaplikasikan lebih terlihat dibandingkan tren makeup natural saat ini. Tujuannya bukan sekadar memberikan rona pada wajah, tetapi menjadi bagian penting dari keseluruhan look.
Versi modernnya dapat dibuat lebih wearable dengan memilih satu elemen sebagai fokus. Misalnya, gunakan eyeshadow berwarna bold tetapi tetap gunakan complexion dan lip color yang lebih soft.
4. Makeup 90-an dengan Lipstik Cokelat
Salah satu tren makeup jadul yang paling mudah dikenali adalah gaya tahun 1990-an.
Makeup 90-an identik dengan lipstik warna cokelat, nude, mauve, atau brick. Penggunaan lip liner juga menjadi salah satu ciri khas yang kembali populer.
Saat ini, lip liner kembali menjadi produk penting dalam rutinitas makeup. Teknik overlining yang terinspirasi dari makeup era 90-an banyak digunakan untuk membuat bentuk bibir terlihat lebih tegas dan penuh.
Untuk mendapatkan tampilan modern, lip liner dapat dipadukan dengan lip cream atau lip gloss sehingga hasilnya tidak terlalu matte dan tetap terlihat segar.
5. Alis Tipis Ala Makeup Jadul
Salah satu tren yang cukup kontroversial tetapi kembali muncul adalah alis tipis.
Pada era 90-an hingga awal 2000-an, alis yang sangat tipis pernah menjadi tren utama. Berbeda dengan tren beberapa tahun terakhir yang mengutamakan alis tebal dan fluffy, gaya jadul justru menonjolkan bentuk alis yang lebih ramping.
Namun, tidak semua orang harus benar-benar mencabut atau menipiskan alis untuk mengikuti tren ini. Teknik makeup dapat digunakan untuk menciptakan ilusi alis yang lebih tipis.
Dengan concealer dan pensil alis, bentuk alis dapat dibuat lebih clean tanpa mengubah bentuk alis secara permanen.
Baca Juga: Tren Kecantikan Hybrid Makeup dan Skincare Jadi Satu
6. Makeup Y2K yang Kembali Booming
Tidak lengkap membahas makeup jadul tanpa menyebut Y2K. Gaya awal tahun 2000-an kembali mendapatkan popularitas besar, terutama di kalangan generasi muda.
Makeup Y2K biasanya menonjolkan tampilan glossy, eyeshadow shimmer, lip gloss, dan warna-warna playful. Silver, pink, baby blue, hingga frosty eyeshadow menjadi pilihan menarik.
Lip gloss juga menjadi salah satu produk yang kembali booming. Bibir dibuat terlihat glossy dan juicy sehingga menghasilkan kesan youthful.
Jika ingin menggunakan gaya Y2K sehari-hari, pilih eyeshadow shimmer tipis dan lip gloss dengan warna nude atau pink. Dengan begitu, tampilan tetap terinspirasi dari era 2000-an tetapi tidak terlalu berlebihan.
7. Blush yang Lebih Menonjol
Tren blush juga mengalami perubahan. Jika beberapa tren makeup sebelumnya mengutamakan blush yang sangat natural, gaya retro justru berani memberikan warna lebih jelas pada pipi.
Blush pink, peach, coral, hingga merah dapat digunakan untuk menciptakan tampilan yang lebih hidup. Teknik aplikasi juga bisa mengikuti gaya lama dengan menempatkan blush lebih tinggi atau lebih dekat ke bagian tengah wajah.
Namun, penting untuk menyesuaikan intensitas dengan keseluruhan makeup. Jika mata dan bibir sudah cukup bold, blush sebaiknya dibuat lebih soft agar wajah tetap terlihat seimbang.
8. Complexion Matte Ala Era Lama
Makeup modern banyak mengutamakan skin-like finish atau tampilan kulit yang terlihat natural. Namun, gaya makeup jadul sering kali menggunakan complexion yang lebih matte dan full coverage.
Foundation dengan coverage tinggi, bedak, dan contour yang tegas menjadi bagian dari gaya makeup era tertentu.
Meski demikian, teknik tersebut dapat dimodifikasi. Gunakan foundation dengan coverage sedang, kemudian tambahkan concealer hanya pada area yang membutuhkan. Setelah itu, gunakan bedak secukupnya untuk menciptakan efek matte tanpa membuat wajah terlihat terlalu kering.
Hasilnya adalah complexion yang terinspirasi dari makeup klasik tetapi tetap sesuai dengan standar kecantikan modern.
Baca Juga: Makeup Tools Wajib Punya untuk Kamu yang Baru Mulai
Makeup Jadul Bisa Menjadi Inspirasi Produk Kosmetik Baru
Kembalinya tren makeup jadul bukan hanya menarik bagi konsumen, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku bisnis kecantikan.
Tren retro dapat diterjemahkan menjadi berbagai konsep produk kosmetik. Misalnya, brand dapat membuat koleksi lip cream bernuansa 90-an, eyeshadow palette bertema 70-an, blush dengan warna retro, atau lip gloss Y2K.
Kemasan juga bisa dibuat mengikuti konsep vintage. Warna-warna klasik, tipografi retro, desain minimalis, atau elemen visual khas era tertentu dapat digunakan untuk membangun identitas produk.
Dengan strategi yang tepat, tren nostalgia dapat menjadi bagian dari konsep branding yang kuat.
Ingin Membuat Brand Kosmetik dengan Konsep Retro?
Bagi Anda yang tertarik memanfaatkan tren makeup jadul untuk membangun brand kosmetik sendiri, proses pengembangan produk dapat dilakukan melalui jasa maklon kosmetik.
Dengan menggunakan jasa maklon, Anda dapat mengembangkan produk sesuai konsep brand, mulai dari pemilihan jenis produk, formula, warna, hingga konsep kemasan. Hal ini dapat menjadi pilihan bagi pemula yang ingin masuk ke industri kosmetik tanpa harus membangun fasilitas produksi sendiri.
Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah MPM Beauty, yang menyediakan layanan maklon kosmetik dan skincare untuk membantu brand mengembangkan produk kecantikan sesuai konsep yang diinginkan.
Misalnya, Anda ingin membuat koleksi makeup bertema retro dengan lip cream warna brown nude ala 90-an, lip gloss Y2K, blush peach ala 70-an, atau eyeshadow palette dengan nuansa vintage. Konsep tersebut dapat dikembangkan menjadi lini produk yang memiliki karakter dan identitas tersendiri.
Tertarik membangun brand kosmetik dengan konsep retro yang kekinian? Hubungi MPM Beauty dan konsultasikan ide produk Anda. Jadikan inspirasi makeup jadul sebagai peluang untuk menciptakan produk kosmetik yang berbeda, menarik, dan memiliki nilai jual.
Kesimpulan
Tren makeup memang selalu berputar. Gaya yang pernah populer puluhan tahun lalu kini kembali hadir dengan pendekatan yang lebih modern.
Mulai dari eyeliner ala 60-an, earth tone khas 70-an, makeup bold 80-an, lipstik cokelat 90-an, hingga gaya glossy Y2K, semuanya bisa menjadi inspirasi untuk menciptakan tampilan masa kini.
Menariknya, tren tersebut tidak harus ditiru secara keseluruhan. Anda bisa mengambil satu atau dua elemen khas dari era tertentu, kemudian menggabungkannya dengan teknik makeup modern.
Bagi pelaku bisnis kecantikan, fenomena ini juga menjadi peluang untuk menciptakan produk kosmetik bertema retro. Dengan konsep yang tepat, nostalgia dapat diubah menjadi produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini.
Jika Anda ingin mengembangkan produk kosmetik dengan konsep vintage, retro, atau Y2K, MPM Beauty siap menjadi partner maklon kosmetik untuk membantu mewujudkan ide brand Anda menjadi produk yang siap dipasarkan.

